Einstein "Si Professor Insomnia"
Einstein "Si Professor Insomnia"
by : Aria Ratmandanu
Sore hari yang cerah tanggal 32 bulan ke 13 tahun 191√4 di Aula Politeknik Zurich Switzerland, Albert Einstein Sang Professor termuda di politeknik Zurich sedang memberikan kuliah tentang teori baru mengenai waktu yang dibuatnya, “Jika duduk disamping orang yang anda cintai, 1 hari serasa satu detik, tetapi ketika anda duduk diatas rudal nuklir kim jong un saat meledak, 1 detik terasa seperti satu tahun, itulah mengapa waktu itu relatif, tergantung di awal bulan atau di akhir bulan, ketika di awal bulan, 1 tahun serasa satu hari, tetapi ketika di akhir bulan, waktu satu 1 detik terasa seperti satu tahun, Saya namakan teori ini “Relatifitas”, Apakah kalian semua faham” Tanya sang professor, tidak ada yang menjawab, mahasiswa nya mayoritas menampakkan raut wajah seperti “Kucing yang baru sembuh dari malaria dan seketika terkena diabetes” Pucat semua, Namun tiba tiba terdengar suara teriakan “Mang! kira kira ada nggak ya benda yang bisa bergerak lebih cepat dari cahaya ?, Sang Professor itu tercengang, Baru kali ini dia dipanggil Mang!, “Kayak manngil tukang bakso keliling aja” fikirnya dipanggil “Bang” masih mending, tapi dipanggil Mang, Einstein mencoba menjawab peryanyaan mahasiswa tersebut dengan bercanda
“Ada” Jawab Einstein dengan nada sembelit,
“Di alam semesta ada yang bergerak lebih cepat dari cahaya, yaitu :
- Kecepatan orang yang pergi berbelanja parfum dan pakaian di Paris
- Kecepatan supir mobil pemadam kebakaran yang sudah diujung tanduk kebelet buang air besar yang ingin memadamkan kabakaran satu satunya toilet/WC yang tersisa di dunia.
Professor Einstein tersenyum puas karena berhasil menjawab pertanyaan anak tersebut dan bersiap bersiap menutup kuliahnya, Namun seperti biasanya, Ia selalu berhasil menutup kuliahnya namun selalu lupa menutup pintu ruang kuliahnya, Sehingga dikalangan professor fisika eropa ia dikenal sebagai Professor “Insomnia” yaang artinya “Professor Pelupa”. Sifat Pelupa nya sungguh luar biasa, pernah suatu hari Professor Einstein pergi berputar putar dijalanan Swiss karena lupa dimana rumahnya. lalu Ia berpura pura menjadi orang lain dan mencoba menelpon kampus dan bertanya dimana alamat rumahnya, begini bunyi percakapan telfon Einstein dengan Pihak Kampus,
“Halo… Saya Paidjo, Saya ingin tahu dimana alamat rumah Professor Einstein berada, karena ada urusan penting”
“Maaf, kami tidak boleh memberitahukan alamat rumah Professor Einstein kepada orang Asing” Jawab Pihak Kampus Universitas Zurich.
Lalu Einatein berkata “Jangan bilang Siapa Siapa, Sebenarnya Saya Professor einstein”, Saya lupa diamana Alamat Rumah Saya”
Sesampainya di apartement, seperti biasa, Ia tidak bisa masuk karena Ia lupa dimana Ia menaruh kuncinya, Sifat pelupa Einstein sudah melegenda di kalangan warga Zurich Switzerland, Warga Zurich mengenali sosok tampan karismatik yang setiap sore bertanya kepada warga dimana letak Warung yang jual Gorengan namun sesampainya disana malah bilang “Saya mau pasang Behel untuk bbibir, Apakah anda menjual Behel untuk bibir ?”. Hari itu ia cuma diberi uang jajan sedikit oleh istrinya, Konon katanya menurut legenda, Eisntein tidak pandai mengelola uang, Uang berapapun selalu habis ditangan einstein, sehingga rekening tabungan Einstein dikelola oleh istrinya, hal tersebut diketahui oleh wartawan setempat, sehingga Einstein diwawancari oleh wartawan tersebut tentang rekening tabungannya. Keesokan harinya muncullah judul berita yang sangat besar di koran koran kota Zurich Swiss, (Yang konon Ukuran Hurufnya lebih besar dari model rambut Einstein), Judul beritanya berbunyi :
"Einstein, Sang Ahli Matematika yang tidak bisa menghitung rekening tabungannya sendiri”
Status Einstein sebagai selebriti dan Ilmuwan paling terkenal didunia terkadang membuat ia lelah, sehingga ia sering menderita Amnesia (Susah Tidur), pernah suatu ketika ia ditanya oleh wartawan “Professor Einstein, Seperti apa kira kira bentuk dimensi keempat itu ?”, kemudian Einstein menjawab “Anda seharusnya bertanya kepada ahli kebatinan” dan juga “Professor Einstein, Apakah mungkin Bom Atom bisa dibuat di masa mendatang ?”, lalu Einstein menjawab “Jika manusia bisa membuat Kacang Atom, Kenapa Bom Atom nggak bisa dibuat, yang penting Atom nya jangan dikacangin, namun terus dipelajari dan dikaji secara serius”,
Keesokan harinya saat berjalan pagi menuju Politeknik Zurich Swiss, Ia melihat tukang cat jatuh bebas (bersama kaleng cat nya, Kuas cat nya, Dompetnya, tangga nya dan juga kertas tagihan listriknya) dari ketinggian lantai 1500 apartemen di Zurich ketika sedang mengecat tembok apartemen tersebut, dari situ ia mendapat inspirasi untuk menggeneralisasi teori relativitas khusus nya menjadi teori relativitas umum yang mencakup gravitasi . Bersambung.....



Komentar
Posting Komentar