Dimensi Ke 5 & Anti Kuantum, Kuantum Klub.

Pernikahan antara Gravitasi dan Elektromagnetisme. 

by : Aria Ratmandanu 
















               Ketika Ahli fisika yang lain sedang sibuk mengembangkan teori kuantum, Einstein (dalam kesepian) berjuang mencari penjelasan alam semesta yang lebih lengkap, tanpa takut ketidakpastian disalam intinya. Para Ahli Fisika dan Penulis biografi Einstein menganggap Einstein adalah seorang "Anti-Kuantum" (Anti Mekanika Kuantum), Namun Saya punya pendapat yang berbeda, Menurut pendapat Saya, didalam hati Einstein telah menerima Mekanika Kuantum, Ia bahkan sempat punya pikiran tentang Model Atom Kuantum sebelum Niels Bohr, Tapi Einstein tidak mmpublikasikannya karena takut hal tersebut menghancurkan fisika klasik, Tampaknya Einstein terlalu Sayang pada Fisika klasik dan memberi kesempatan pada anak-anak muda kopenhagen didikan Niels Bohr untuk mengembangkan fisika kuantum. 

               Pada pertengahan tahun 1920, fisika kuantum mengalami era keemasan, Schrodinger menemukan persamaan mekanika gelombang, dan Werner Hesienberg menelurkan "prinsip ketidakpastian" yang memporak-porandakan fisika klasik. Sikap Einstein saat itu, yang dipanggil sebagai "Bapak Fisika Kuantum" dianggap "aneh" oleh anak anak muda kuantum karena terus menolak menerima mekanika kuantum walaupun eksperimen telah menunjukkan bahwa teori itu benar. Bahkan dalam setiap kesempatan Einstein melemparkan eksperimen cerdas untuk membuktikan bahwa mekanika kuantum itu "tidak lengkap" meskipun benar. Meskipun Einstein tidak menyukai prisnsip ketidakpastian heisenberg, Dalam ketidakpastian sikapnya Ia malah mengusulkan agar Heisenberg memenangi hadiah Nobel Fisika dan mengakui bahwa Heisenberg telah memahami sesuatu yang mendasar mengenai dunia. Sementara disi lain Einstein tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mengeluh bahwa gagasan itu tidak masuk akal. Jika Einstein hidup di jaman Now, mungkin Ia akan membuat kaos bertuliskan "Anti Kuantum, Kuantum Klub".. hehe 

                  
                  Jadi Saat yang lain sibuk mengurusi dunia kuantum, Einstein berharap memperluas prsamaan medan gravitasi dalam relativitas umum sehingga juga dapat menjelaskan medan elektromagnetik (Jika anda bingung, Teori ini bakal memuat hubungan antara listrik dan gravitasi). Einstein menyebutnya Teori Medan Terpadu. Einstein berharap Teori terpadu semacam itu akan membuat mekanika kuantum cocok dengan relativitas. Pencarian Einstein sebagian besar berupa serangkaian langkah salah yang ditandai kompleksitas matematika yang semakin meningkat. Teori relativtitas Umum diformulasikan dalam Geometri Riemann dan Kalkulus Tensor, dan tensor metrik ruang waktu bersifat simetrik, sedangkan Jika kita memformulasikan teori Maxwell kedalam kalkulus Tensor, maka Tensor medan elektromagnetik bersifat Anti-Symmetric, namun keduanya sama sama mematuhi Identitas Bianchi dalam diferensial Geometri, sehingga tantangannya adalah bagaimana tensor maxwell ini bisa masuk kedalam tensor potensial gravitasi Einstein ? (Maafkan bahasa saya yang terlalu teknis.. hehe)

                          Berikutnya datanglah usulan dari Theodor Kaluza, Professor matematika dari Konigsberg (Jerman). Bahwa jika dimensi ke 5 ditambahkan pada empat dimensi ruang waktu maka tensor metrik gravitasi akan memuat elektromagnetisme. Kaluza berpendapat bahwa dimensi ke 5 itu sangat kecil dan berbentuk bundar. Kaluza tidak brusaha menjelaskan realtias fisik atau lokasi dimensi trsebut, lagipula Ia ahli matmatika sehingga tidak perlu menjelaskannya. Ia justru memikirkannya sebagai alat matematis. Metrik ruang waktu 4-dimensi Einstein membutuhkan sepuluh kuantitas untuk mendeskripsikan semua koordinat yang mungkin di setiap titik. Kaluza tahu bahwa dibuthkan 15 kuantitas semacam itu untuk menentukan geometri bidang lima dimensi. Silahkan lihat gambar dibawah ini :



                   Kaluza menemukan bahwa empat dari lima kuantitas tambahan ini dapat digunakan untuk menghasilkan persamaan elektromagnetik Maxwell. Paling tidak secara matematis, mungkin inilah cara untuk menyatukan gravitasi dan elektromagnetik. Saya dapat merangkumnya dalam satu kalimat "Ketika Gravitasi menikah dengan Listrik, maka anak mereka adalah dimensi ke 5". Berikut ini adalah kelengkungan ruang waktu yang memuat gravitasi dan elektromagnetisme, dilambangkan dengan simbol Christoffel 5 dimansi dan Ricci Tensor 5 dimensi 


               "Persamaan ini tampak ketinggalan zaman, kau dan rekan-rekanku akan mengejek karena tidak ada konstanta Planck dalam persamaan" kata einstein. Sungguh mimpi yang indah! Teori penyatuan tanpa kuantum yang riuh dan kacau. Pendekatan statistik akan menjadi obsesi sementara - kata Einstein dalam forum Anti Kuantum, Kuantum Klub. Sekali lagi, pernyataan Einstein menjadi berita diseluruh dunia, "Einstein menjelaskan teori terbarunya" tegas koran koran diseluruh dunia. Dan sekali lagi, kompleksitas pendekatannya dipuji puji karena "Tidak dipahami Orang Awam". 

               Teori ini belum terbukti secara eksperimen, Apakah para pembaca tertarik untuk menguji secara eksperimen teori ini ?.. hehe Siapa tahu ada dimensi lain yang bisa ditemukan.. karena Teori Segalanya memiliki 11 Dimensi, Tergantung Ahli Fisikanya, Kalau sedang jatuh cinta Bisa saja Dimensi nya berjumlah 12, yaitu 11 Dimensi Ruang-waktu ditambah Satu dimensi lagi untuk memuat Cinta.. hehe 
















Komentar

Postingan Populer